Betapa tidak, bbrapa kejadian hari ini menyadarkan aku untuk jangan pernah BERHENTI Bersyukur.
Dimulai ketika dalam perjalanan utk mengantar barang, kehujanan gede banget. Yg akhirnya berteduh.
Disaat itu, rasanya nikmat yg Allah berikan luar biasa tak terhitung
Nikmat merasakan bagaimana orang yg punya motor terkena hujan. Tidak memaki orang2 yg punya mobil, karena mengerti setiap manusia Rezeki itu sudah diatur.
Nah, hujan agak reda lanjut jalan. beberapa ratus meter dari tempat berteduh itu, aku melihat seorang kakek tua, pake payung kecil jongkok dan didepannya ada pisang yg belum matang.
Dalam pikiranku saat itu, kasian sekali si bapak itu kehujanan. Langsung deh balik arah, 100meter dr tempat si kakek.
Aku samperin, aku bilang "bapak, hujan, dingin kenapa ga pulang aja"
Si Bapak itu ngomong dlm bahas Jawa. Intinya, bapak itu harus jual pisang.
Sy bilang, ni buat bapak. Mendingan bapak pulang ke rumah karena hujan dsini, dingin.
Eh si bapak bilang, " kamu ngasih berapa ini?" (Dlm bahasa jawa"
Ketika saya sebutin, dia langsung kasih saya surat Al Fatihah).
Bergetar hebat hatiku saat itu, ga terasa nangis depan si kakek.
Si kakek bilang " nong, bawa ini pisangnya"
Aku tolak, karena aku emang niat ngasih bukan beli. Tapi si kaki bersikeras, akhirnya 2sisir pisang aku terima.
Kakek itu bilang lagi, ini sekedar sodaqah nong. Dia malah balik kasih sedekah buatku juga. Subhanallah...
Daan yg terkejut lagi, si bapak hanya melihat ke 1 arah. Saya tanya, bapak bisa lihat?? Dia jawab : tIdak
Subhanallah, dalam keadaan uzur, hujan lebat dan (maaf) buta, dia masih berusaha menjual/usaha. Beda banget, dengan beberapa pengemis yg mondar2 minta sedekah.
Ketika aku meninggalkan si kakek, rasanya tak tahan lagi. Di motor, aku menangis sejadi2nya. Untung sedang hujan, ga kentara airmata dan air hujan :D
Yah, buat si kakek tidak ada alasan untuk menjemput rezeki. Bukan dengan mengemis, tapimenjual.
Pelajaran berharga untukku dihari rabu ini. Aku bisa naik motor, naik mobil, tangan lengkap, mata bisa melihat, berjalan masih bisa kok rasanya Pemalas banget ya.
Ini tamparan buatku, dan bener2 keinget terus sampai kapanpun.
Rezeki Allah itu pasti, hanya saja apakah kita mau menjmputnya atau membiarkan menjauh dari kita.
Semoga dari cerita ini kita ambil hikmahnya. Amiin
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!